BERPIKIR KOMPUTASIONAL


Oleh: Afri Kumala Ningrum, S.Ilkom. & Nabilla Ramadhanti, S.Kom.

Di era teknologi saat ini, kita dimudahkan dalam berkegiatan sehari – hari. Teknologi yang berkembang pesat memudahkan kita dalam berkegiatan. Salah satu contoh, dahulu kalau kita hendak berbelanja kita harus pergi ke pasar atau toko terlebih dahulu. Saat ini kita bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja, bahkan dari rumah pun bisa. Jika kita hendak membeli tiket transportasi seperti bis atau kereta api, kita harus pergi ke terminal atau stasiun terlebih dahulu. Namun, saat ini kita bisa memesannya juga melalui alat komunikasi yang kita miliki seperti gadget, laptop, tablet dan komputer dengan sambungan internet.

Alat-alat komunikasi di atas selain digunakan untuk mendapatkan informasi, untuk berbelanja, dan hiburan, tetapi bisa juga digunakan sebagai media pembelajaran. BERPIKIR KOMPUTASIONAL, apakah artinya?   Berpikir komputasional adalah metode pemecahan masalah dengan menerapkan teknologi ilmu komputer dan informatika. Berpikir komputasional juga dapat diartikan sebagai konsep tentang cara menemukan masalah yang ada di sekitar, dengan mengamati lalu mengembangkan solusi pemecahan masalah. Langkah Berpikir Komputasional :

  1. Decomposition (mengurai masalah)
  2. Pattern Recognition (Pengenalan Pola)
  3. Abstraction (Abstraksi)
  4. Algorithm Design (Perancangan Algoritma)

Berfikir komputasional secara tidak sadar sering kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari, contohnya, ketika kita hendak memasak mie instant, ada urutan cara membuatnya. Langkah-langkah yang biasanya kita lakukan :

  1. Memilih jenis mie instan, menyiapkan alat dan bahan.
  2. Masukan air ke dalam panci secukupnya
  3. Nyalakan kompor lalu rebus air sampai mendidih
  4. Buka bungkus mie instan dan pisahkan bumbu dengan mie, lalu buka bumbunya
  5. Setelah itu masukan mie kedalam panci yang sudah berisi air mendidih
  6. Tunggu selama kurang lebih 5 menit
  7. Setelah mie sudah matang, tuangkan mie ke dalam piring/mangkuk yang sudah kita siapkan terlebih dahulu
  8. Masukkan bumbu ke dalam mangkuk/piring dan aduk mie agar bumbu tercampur rata.
  9. Mie siap disajikan/disantap

Bahkan berpikir komputasional juga bisa berbentuk soal tertulis yang ditujukan anak – anak untuk melatih berpikir cepat dan tepat. Contoh soal sederhana yang bisa dicoba anak – anak, seperti berikut:

Jika a = 2, b = 4, c = 6, d = 8, dan seterusnya. Pecahlah kode berikut ini!

4  10  24  2  20  2  36  22  30  8  18  28  14  18  40  42  26  10  28  50  10  28  2  28  14  22  2  28.

Apakah anak – anak ada yang sudah menemukan jawabannya?

Sebagai media pembelajaran dengan komputer, berfikir komputasional dapat diterapkan melalui pembelajaran Algoritma Pemrograman. Contoh program yang digunakan dalam pembelajaran algoritma pemrograman antara lain adalah : GCompris, Scratch Jr, Maze, Blockly, Scratch 3, NotePad++, dan lain – lain.

Contoh belajar dan bermain dengan berfikir komputasional bisa menggunakan aplikasi Gcompris (mencari jalan keluar untuk balok merah dan menyusun balok warna sesuai perintah).

 

ISILAH KOTAK DIATAS

 

Scratch

Belajar coding dapat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis, kritis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah. Coding untuk anak – anak cukup berbeda dengan coding untuk dewasa. Beberapa program belajar coding untuk anak – anak Blockly, Scratch Jr dan Scratch 3. Program – program tersebut didesain dengan interface (tampilan layar) yang menarik agar anak-anak lebih semangat dan kreatif menuangkan ide – ide dalam mengkoding. Pada aplikasi Scratch, anak – anak bisa membuat sebuah program seperti animasi percakapan, animasi benda bergerak, bahkan permainan.

Contoh animasi benda bergerak pada Scratch Jr (angin tornado bergerak):

 Contoh permainan yang telah dibuat oleh anak – anak kelas 4 adalah snake, berikut contoh gambar permainan dan coding yang telah dibuat:

Hasil

Block / Coding

Foto kegiatan anak – anak membuat permainan menggunakan Scratch 3:

Dengan belajar berpikir komputasional, anak – anak diharapkan bisa lebih cepat dan tanggap dalam memecahkan suatu masalah. Selamat dan semangat belajar!